KECEWA DENGAN SEDEKAH DAN SHOLAT DHUHA ?
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …
Pernahkah Anda kecewa dengan sedekah dan sholat dhuha? Sedekah Sudah, Dhuha Sudah ... Apa Yang Salah?
Apakah anda pernah merasa kecewa ketika setelah bersedekah dengan niat untuk mengatasi masalah atau kesulitan seperti yang dianjurkan Nabi, ternyata tidak kunjung menerima seperti yang pernah dijanjikan. Padahal sudah jelas dikatakan : .
Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah (HR. Al-Baihaqi)
Allah berfirman dalam hadis Qudsi: “Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya aku memberikan nafkah kepadamu.” (HR. Muslim)
Bahkan sudah ditambah amal amal lain seperti shalat Dhuha, Shalat Tahajud dan lain-lain tapi sepertinya kesulitan itu tak kunjung habis.
Jangan terburu-buru berkecil hati dan berputus asa, nanti kita dapat digolongkan orang yang sesat. Dalam surat QS. Al Hijr: 56 Allah berfirman “ Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan, kecuali orang-orang yang sesat”
Apa yang harus dilakukan : ..
Perbaiki hubungan silaturahim, terutama dengan orang tua, Ridho Allah selaras dengan ridho orang tua, begitu juga pastinya murka-Nya, pasti selaras dengan murka orang tua. Hubungan dengan teman harus diperhatikan, kita dilarang memutuskan tali silaturahim apalagi dendam.
Perbanyak beristiqfar dan shalat Taubat. Meminta ampunan atas kesalahan atau dosa yang sadar atau tidak sering kita lakukan. Dengan orang lainpun kita sering meminta maaf kalau ada kesalahan, apalagi kepada Alla,h Rabb yang mengatur segala urusan.
Tetap konsisten shalat dhuha dan Tahajud. Shalat Dhuha dikenal sebagai “ Shalat pemancing rejeki” begitu juga shalat Tahajud. Shalat sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah, insya Allah, kita akan diberi tanpa harus meminta.
Perbanyaklah sedekah. Kemungkinan sedekah masih dianggap kurang dan kita masih pelit dalam bersedekah dengan berlindung dibalik alasan “ biar sedikit asal ikhlas “. Kembali dianjurkan bersedekah 10 % dari “ nilai masalah kita “.
Tetap memaksimalkan ikhtiar. Doa tanpa ikhtiar tidak akan mengubah kehidupan atau menyelesaikan masalah kita. Allah berfirman tidak akan mengubah nasib seseorang kalau dia sendiri yang tidak mau berubah atau berusaha mengubah nasibnya sendiri.
Wallahu a'lam bish-shawab ...
kecewa dengan DLUHA Skripsi? adukan ke care@dLuha.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar